BERBAGI

Senin, 18 Juni 2012

Dua Puluh Tujuh

1 komentar

Sumber: Fotografikompas
Kulirik jam dinding, ah masih jam 9.30. Tiga puluh menit lagi. Kutuntun sepeda butut itu ke depan teras rumah. Angin malam menyapaku dengan lembut. Kudongakan kepala menatap langit. Mmmmm… suasana yang tepat. Langit menampakan keramahannya disertai angin lembut khas malam. “Ntar dulu mas, belum jam 10” Ia seolah-olah mengerti ketika sepeda itu kutuntun melewati dirinya yang sedang asyik menikmati secangkir kopi. “Oke, tenang saja. Setengah jam lagi berangkat” Jawabku.
Kutuntun sepedaku dalam keheningan orang dan malam yang sepi. Berdua saja. Kususuri jalan beraspal menuju lapangan bola di deket sungai. Daerah lembah sungai cimanuk. Sebuah lapangan bola yang selalu digunakan saban sore untuk latihan bola maupun pertandingan antar kampung. Kontras dengan saat sore tadi yang riuh rame sorak sorai penggemar dan pemain bola, malam ini begitu sepi dan hanya suara-suara binatang malam dan aliran lembut sungai yang kedengaran. Tak ada orang.
Read more ►
 

Copyright © Semangat Baru !!! Design by O Pregador | Blogger Theme by Blogger Template de luxo | Powered by Blogger